PPS BETAKO MERPATI PUTIH, merupakan singkatan dari Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih.
MERPATI PUTIH, merupakan singkatan dari Mersudi Patitising Tindak
Pusakane Titising Hening, dalam bahasa indonesia-nya adalah mencari
sampai mendapatkan tindakan yang benar dengan keheningan.
Calon Anggota, merupakan sebutan bagi seseorang yang baru bergabung
dalam Perguruan Pencak Silat BETAKO Merpati Putih dengan sabuk dasar
warna putih.
Anggota, merupakan sebutan bagi seseorang yang telah melewati masa
pembajaan dan pelantikan dalam kenaikan tingkat Merpati Putih dengan
sabuk dasar warna merah.
Pembajaan Merpati Putih, adalah proses pengenalan bagi calon anggota
kepada materi-materi latihan Merpati Putih yang berguna untuk penguatan
fisik dan mental. Pembajaan ini hanya dilakukan sekali seumur hidup,
yaitu ketika calon anggota akan dilantik menjadi anggota Merpati Putih
(Dari sabuk dasar putih ke sabuk dasar merah).
Pelantikan Merpati Putih, adalah proses upacara resmi kenaikan
tingkat. Dengan adanya pelantikan ini, maka anggota atau calon anggota
akan menyandang tingkat yang telah diperolehnya secara resmi.
Tradisi Merpati Putih, adalah acara napak tilas Guru Besar Merpati
Putih ketika menerima ilmu dari Sang Guru. Pada acara ini, seluruh
anggota Merpati Putih dari seluruh dunia berkumpul untuk mengulang
kembali jejak-jejak latihan dari Guru Besar Merpati Putih. Acara ini
dilakukan di daerah parang kusumo, Bantul, Yogyakarta.
Guru Besar Merpati Putih, adalah sebutan bagi kakak beradik Mas Pung
dan Mas Budi (Alm). Sebutan Guru Besar diberikan karena mereka berdua
memiliki peran yang sangat besar dalam memajukan Merpati Putih di dunia
persilatan Indonesia bahkan dunia.
Sang Guru, adalah sebutan bagi Pak Sarengat (Alm) ayah dari kakak
beradik Mas Pung dan Mas Budi (Alm). Beliau merupakan keturunan dari
pewaris ilmu kanuragan kerajaan mataram, yaitu Merpati Putih yang
kemudian meneruskan ilmu tersebut kepada kedua anaknya.
Uji Coba, adalah acara yang dilakukan untuk melakukan pengujian
kepada anggota atau calon anggota Merpati Putih dengan materi ujian
kenaikan tingkat. Dengan adanya uji coba ini, diharapkan peserta ujian
kenaikan tingkat dapat lebih mempersiapkan diri.
Ujian Kenaikan Tingkat, adalah ujian yang menentukan apakah anggota
atau calon anggota Merpati Putih dapat naik tingkat ke jenjang yang
lebih tinggi atau tidak. Ujian ini dilakukan dalam 2 sesi, yaitu ujian
tata gerak dan ujian stamina. Untuk tingkatan Balik I ke atas, maka akan
ditambah dengan ujian getaran dan akan terus bertambah untuk tingkatan
yang lebih tinggi.
Ujian tata gerak, dilakukan dengan menguji gerak dasar, rangkaian
gerak praktis, rangkaian gerak terikat, tangkap kunci dan pelepasan
tangkap kunci sesuai dengan tingkatan yang akan diuji. Untuk anggota,
yaitu sabuk dasar berwarna merah akan ditambah dengan ujian tarung
bebas.
Gerak Dasar, adalah suatu rangkaian gerak yang digunakan sebagai
dasar untuk membentuk karakter tata gerak sesuai tingkatannya. Secara
garis besar rangkaian tata gerak meliputi pukulan, sodokan, tendangan,
tangkisan dan totokan.
Rangkaian Gerak Praktis, adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan
secara praktis karena mengandung gerak dasar yang sangat sederhana,
sehingga nantinya dapat diaplikasikan secara cepat.
Rangkaian Gerak Terikat, adalah suatu rangkaian gabungan yang
menyatukan seluruh gerak dasar, rangkaian gerak praktis dan tangkap
kunci sesuai dengan tingkatannya. Dengan adanya rangkaian gerak terikat,
anggota atau calon anggota dapat lebih terbiasa dalam melakukan
pertarungan beladiri nantinya.
Tangkap kunci, adalah gerakan untuk menangkap lawan dan menguncinya
sehingga lawan tidak dapat melakukan gerakan apapun (keadaan terkunci).
Pelepasan Tangkap Kunci, adalah gerakan yang digunakan untuk melepaskan bila suatu saat lawan akan mengunci diri kita.
Tarung bebas, adalah pertarungan tanpa menggunakan body protector
(khusus pria) dengan peraturan standar Merpati Putih (bukan IPSI). Akan
tetapi dalam pertarungan ini masih dibatasi untuk tidak menyerang bagian
vital yang dapat membahayakan. Dengan meningkatnya kualitas fisik dan
mental para anggota Merpati Putih, maka diharapkan dengan pertarungan
ini dapat lebih membiasakan diri dalam mengaplikasikan gerakan silat
Merpati Putih.
Getaran, adalah ciri khas Merpati Putih yang tidak dapat ditemui pada
perguruan pencak silat lainnya. Getaran dalam Merpati Putih sangat
luas, beberapa diantaranya adalah getaran tutup mata, getaran
pengobatan, getaran pematahan benda dan getaran lainnya.
Getaran Tutup Mata, adalah sebagian kecil ilmu getaran dari Merpati
Putih dimana sesorang dapat melihat keadaan sekitarnya dengan cara tutup
mata. Ilmu ini tidak hanya dapat digunakan oleh orang normal, tetapi
juga dapat digunakan oleh orang yang tuna netra sejak lahir. Ilmu
getaran ini dapat dipelajari pada tingakatan Balik I (Tingkat 3 dalam
Merpati Putih). Pada tingkatan Merpati Putih yang lebih tinggi,
seseorang yang menguasai getaran tutup mata ini tidak hanya dapat
melihat keadaan sekitarnya saja, akan tetapi dapat melihat orang atau
benda atau lainnya pada jarak yang sangat jauh bahkan tersembunyi
sekalipun sehingga jarak tidak terikat oleh waktu. Selain itu pada
getaran tutup mata ini, karena sangat bersinggungan dengan hal-hal yang
bersifat metafisika, maka sangatlah mungkin seseorang yang menguasai
ilmu ini dapat melihat sesuatu hal yang bersifat halus.
Getaran Pengobatan, adalah ilmu pengobatan yang memanfaatkan tenaga
dalam yang telah dilatih pada latihan reguler Merpati Putih. Umumnya
anggota Merpati Putih dapat melakukan getaran pengobatan, artinya dapat
menyembuhkan diri sendiri maupun orang lain. Akan tetapi orang yang
berbakat pada getaran pengobatan akan lebih efektif atau lebih cepat
dalam menyembukan penyakit dibandingkan yang tidak berbakat. Pada
tingkatan Merpati Putih yang lebih tinggi, seseorang dapat menyembuhakan
penyakit dalam jarak jauh.
Getaran Pematahan Benda, adalah ilmu yang digunakan untuk melakukan
pematahan benda keras yang tidak hanya cukup dengan menggunakan fisik,
dan tenaga dalam saja. Dengan menggunakan ilmu getaran ini, maka benda
yang keras sekalipun dapat dipatahkan hanya dengan menyentuhnya bukan
dengan pukulan yang keras.
Animasine waguuu
BalasHapuswhaaaahha..,a